Rasa Keterbukaan

Diposkan oleh Dody Saduyasa Pada Rabu, 12 Februari 2014 2 Komentar

Sebagai makhluk social manusia senantiasa bergaul dengan orang lain, untuk menciptakan pergaulan yang baik dan harmonis diantara kita dituntut untuk saling menghargai, saling menghormati, saling mencintai tanpa dibatasi oleh perbedaan agama suku bangsa, ras dsb. Kewajiban kita adalah senantiasa berbuat baik agar tercipta kehidupan yang damai. Untuk terciptanya kehidupan yang baik dan damai kita diperlukan keterbukaan.
Keterbukaan mengandung makna memberikan kesempatan pihak luar untuk masuk menerima, memahami serta mengetahui berbagai hal dalam berbagai bidang kehidupan, baik itu dibidang ilmu pengetahuan, teknologi, kebudayaan, idiologi, maupun dibidang ekonomi. Keterbukaan juga dapat diartikan sebagai keadaan yang memungkinkan ketersediaan informasi yang dapat diberikan dan disampaikan kepada masyarakat luas. Dengan keterbukaan berarti setiap individu maupun kelompok, swasta maupun pemerintah sanggup bertanggung jawab atas kegiatan yang dilakukannya. Berkaitan dengan keterbukaan.
Keterbukaan juga perlu diperhatikan bahwa keterbukaan tersebut ada batasnya. Tidak semua hal dapat dibuka atau diinformasikan secara fulgar di masyarakat agar tidak menimbulkan gejolak masyarakat. Contohnya pornografi, dan segala sesuatu yang bersifat rahasia/privasi.

Secara umum fungsi keterbukaan adalah :
  1. Akan memperoleh berbagai informasi sehingga dapat memperkaya pengetahuan
  2. Dapat meningkatkan sumber daya manusia
  3. Mampu memberikan, menularkan informasi mengenai hal-hal yang bersifat dapat memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa
  4. Mampu mengahalau dan mengantisipasi pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa
  5. Memungkinkan adanya kebiasaan berdialog, baik antara suku bangsa, golongan aliran maupun agama
  6. Dapat membentuk forum permusyawaratan baik antar suku bangsa, golongan aliran maupun agama
  7. Menghindarkan diri dari fitnah dan berprasngka negatif
Rasa keterbukaan memberikan ekspresi jiwa yang menggambarkan mudah mendapat sahabat dan merupakan kebanggaan setiap orang bergaul dengan teman-temannya. 
Sikap keterbukaan perlu ditumbuh kembangkan mulai dari keluarga, masyarakat, dan negara.

Adapun ciri-ciri keterbukaan dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut:
  1. Demokratis
  2. Berkeadilan
  3. Musyawarah dan mufakat
  4. Berpikir luas dengan hati yang terbuka
  5.  berani mengakui kesalahan
Perwujudan sikap terbuka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dapat dilakukan dengan :
  1. kehidupan yang demokratis
  2. Kehidupan masyarakat yang madani
  3. Kebiasaan berdialog dan bermusyawarah
  4. Bekerja sama
  5. Toleransi
Keterbukaan wajib diterapkan dilingkungan sekolah, lingkungan keluarga, dan masyarakat. Dilingkungan sekolah semua komponen sekolah mulai dari Dewan Guru, Pegawai dan seluruh siswa diharapkan senantiasa menjaga hubungan yang harmonis dengan dilandasi keterbukaan informasi agar tujuan Pendidikan dapat tercapai. Para guru tidak dapat berbuat maksimal jika siswa tertutup dan tidak mau mengungkapkan permasalahan yang dihadapi. Demikian juga para siswa harus terbuka dan siap menerima dan menjalankan nasehat yang diberikan oleh para guru. Pihak sekolah juga harus bersedia menerima masukan dari siswa dan masyarakat demi kemajuan Pendidikan.

Di lingkungan keluarga setiap anggota keluarga juga dituntut adanya sikap keterbukaan. Orang tua tidak boleh memaksakan kehendak agar setiap keiinannya harus diikuti. Para orang tua diharapakan juga mengerti apa yang menjadi keinginan anak dan mengarahkan anak pada perkembangannya sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuan yang dimilki. Demikian juga dalam pergaulan anak. Anak diharapakan terbuka pada orang tua tentang siapa nama temannya, dimana rumahnnya dan sebagainya. Dengan demikian maka komunikasi yang baik senantiasa terjalin dengan harmonis.

Dilingkungan masyarakat keterbukaan senantiasa diperlukan dalam hubungannya dengan pergaulan social antara warga masyarakat. Hubungan antar tetangga, warga desa dan masyarakat luas selalu dijaga agar persatuan tetap bisa dipertahankan.  Jangan sampai ada anggota masyarakat yang dikucilkan akibat terjadinya kesalahpahaman. Jadikanlah musyawarah sebagai sarana untuk mencari jalan keluar terhadap masalah yang dihadapi. Disilah diperlukan adanya Keterbukaan dari seluruh anggota masyarakat.

Terimakasih atas kunjungan dan telah membaca Rasa Keterbukaan .

Jika ingin menyebar luaskan artikel ini, sebarkan kepada rekan kamu melalui :

Jangan lupa tinggalkan komentar ya...!!!


+ Komentar + 2 Komentar

Februari 15, 2014 7:06 AM

Satu artikel yg perlu dijalani ,,terimakasih sob telah berbagi

Terimakasih Vulkanisir atas Komentarnya pada artikel Rasa Keterbukaan
Februari 15, 2014 12:17 PM

@Vulkanisir Sama-sama, terimakasih kembali telah mengunjungi.

Posting Komentar

-Saran dan Kritik sangat saya harapkan
-Sopan dalam berkomentar
-Jangan berkomentar yang berisi link aktif
-Berkomentarlah sesuai dengan topik yang dibicarakan
-Cukup itu saja. Maaf jika melanggar, saya tidak tampilkan komentarnya.

Popular Post